Ceritaku bersamanya :))
Aku bersyukur orang tuaku telah mengenalkanku dengannya sejak usia kanak-kanak . Aku membawanya ke tempat dimana aku belajar mengaji . Terkadang aku menciuminya dengan khidmat .
Perlahan aku sadar . Aku dan dia hanya berteman . Ya, berteman biasa .
Sampai akhirnya ada orang lain yang bercerita tentangnya .
Sebut saja dia Anggrek .
Anggrek yang dengan sorot kekaguman, dengan semangat yang menyala-nyala bercerita tentangnya . Dia jauh lebih mengenalinya dariku kawan . Saat itu cemburu terasa panas membakar . Ah tidak , aku hanya menyesal . Menyesal karna tak sejak lama memahaminya . Menyesal karna tak sejak lama mencoba bersahabat dengannya .
Anggrek bercerita tentang kebaikannya .
Ah, aku iri melihat betapa eratnya persahabatan mereka T_T
Baiklah biar aku beritahu namanya .
Sosok yang sangat mengagumkan itu adalah Al-Quran .
Anggrek banyak bercerita tentangnya .
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?"
Al-Qur'an menjawab : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?"
Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T. Orang itu diberi kerajaan di tangannya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Untuk kedua ayah dan ibunya yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : "Dari manakah kami memperoleh ini semua, padahal amal kami tidak sampai ini?"
Seringkali aku tak bsa menjawab pertanyaan
"apa yang telah kamu berikan untuk orang tuamu?"
TIDAK ADA . Rasanya tidak ada sesuatu pun di dunia yang mampu membalas kebaikan mereka .
Tapi kini aku tahu . Aku ingin memberikan kado teristimewa itu . Sebuah mahkota yang dipasangkan langsung dihadapan Allah, yang menguasai hari pembalasan .
Sungguh, aku menginginkannya Tuhan..
Anggrek juga bercerita kalau "berbisnis" dengan Al-Quran itu merupakan investasi yang amat sangat menguntungkan .
Bayangkan saja ketika kita mengajarkan orang lain , setiap orang yang kita ajari itu membaca Al-Quran kita juga kebagian pahalanya tanpa mengurangi pahala orang itu . Ditambah kalau diajarkan ke orang lain lagi.
Al-Quran itu bukan dokter . Tapi dia As-Syifa atau penyembuh . Sudah ada penelitian tentang itu . Salah satunya membaca Al-Quran membuat paru-paru lebih sehat . Selain itu irama saat membaca Al-Quran kan seirama dengan jantung kita .
Al-Quran juga bukan guru atau dosen . Tapi dia tampak seperti maha guru dengan kandungan ilmunya yang luas .
Al-Quran bukan bola lampu atau lilin . Tapi kelak ialah yang akan menemani kita dalam gelap di alam kubur .
Ketika kamu bersahabat dengannya . Saat ada masalah ia pasti bisa memberi solusi . Saat kau rindu akan Rabbmu, ia pasti bisa mengobati rindumu.
Ia bisa membuatmu tersenyum dalam tangis atau menangis dalam senyum .
Sahabat itu bernama Al-Quran :)


Like this teh :)
BalasHapussemoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan syafaat alquran di yaumilakhir nanti..aamiin,