Selasa, 21 Mei 2013

Semut, Laba-Laba, dan Lebah


 
source : google

SEMUT
Menghimpun  makanan sedikit demi sedikit tanpa henti-hentinya, binantang kecil ini dapat menghimpun makanan untuk bertahun-tahun sedangkan usianya tidak lebih dari satu tahun. Memikul sesuatu yang lebih besar dari badannya, meskipun sesuatu itu tidak berguna baginya. Dalam surat Al-Naml diuraikan sikap Firaun yang memiliki kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorang manusia pun sebelum dan sesudahnya.

BALA-BALA. Eh, LABA-LABA
Sarangnya adalah tempat yang paling rapuh, ia bukan tempat yang aman, apa pun yang berlindung disana akan binasa karena disergapnya. Jangankan serangga yang tidak sejenis, jantannya pun setelah selesai berhubungan seks disergap oleh betina. Telur-telurnya yang menetas saling berdesakan hingga dapat saling memusnahkan.

LEBAH
Sarangnya dibuat segi enam, bukan lima atau empat, agar tidak terjadi pemborosan lokasi. Yang dimakannya adalah kembang-kembang dan tidak seperti semut yang menumpukkan makanannya dan hasil olahannya adalah lilin dan madu yang sangat bermanfaat buat manusia. Lebah sangat disiplin, mengenal pembagian kerja, dan segala yang tidak berguna disingkirkan dari sarangnya. Lebah tidak mengganggu kecuali yang mengganggunya bahkan sengatannya pun dapat menjadi obat.


“budaya semut”
Menghimpun dan menumpuk ilmu tanpa mengolahnya dan materi tanpa disesuaikan dengan kebutuhannya. Pemborosan adalah anak kandung budaya semut.


“budaya laba-laba”
Tidak lagi butuh berpikir apa, dimana, dan kapan ia makan, tetapi yang mereka pikirkan adalah “siapa yang akan mereka jadikan mangsa”.

Nabi saw, mengibaratkan seseorang mukmin sebagai seekor lebah, sesuatu yang tidak merusak dan juga tidak menyakitkan. Tidak makan kecuali yang baik, tidak menghasilkan kecuali yang bermanfaat, dan jika menimpa sesuatu tidak merusak atau memecahkannya.


(source : penjelasan budeku aka Siti Sarah 
)

-          Timurni, yang ingin belajar  dari seekor semut, laba-laba, dan lebah.
-          Tulisan ini dibuat tanggal 29 Maret 2011 at 21:56

Tidak ada komentar:

Posting Komentar