Senin, 07 Januari 2013

KENANGAN


google.com
saat ini aku berada di kamarku sendiri .
Kamar yang telah menyaksikan aku menangis .
Menegar-negarkan diri .
Tersenyum .

Aku melihat tumpukan kertas ,
Aku melihat catatan-catatan kecil.
Ya catatan yang kutulis sendiri.
Caraku memotivasi diri.
Berdampingan dengan tempat kutulis mimpi-mimpiku .
Sebuah daftar resolusi.
Disana tergantung kenangan .

Tidak sampai disitu kawan .
Kupandangi tempat buku-bukuku tesimpan .

DIARY .
Tesusun rapi tahun demi tahun .
Perjalanan hidupku .
Sukaku . Dukaku .
Manisku . Pahitku .
Sedihku . Bahagiaku .
Segala rasa yang tumpah ruah lewat goresan tinta .

Tangan ini masih ingin menelusur .
Meraba jejak-jejak sejarah .
Laci ini.
Barang-barang penuh cerita .

Mata masih ingin menyelidik .
Album foto .
Ayah ibuku saat masih lajang .
Jauh sebelum aku terlahir .
Pernikahan mereka .
Cerita cinta mereka .
aku yang masih balita .
Aku kecil.
Hingga aku remaja, beranjak dewasa .
Persahabatan .
Semua terekam dalam potret dua dimensi .

Tiket nonton .
Tiket kereta .
Struk buku-buku .
Kartu ujian .
Pinus .
Pas foto .
Gelang .
Arloji .
Kartu undangan .
Surat .

Ah, masih banyak .
Rupanya aku suka sekali menyimpan "kenangan" .

Mendadak aku tak tau apa yang kurasa .
Inikah kenangan?
Sesuatu yang membangkitkan kerinduan ?
Lalu jika menyesakkan mengapa harus disimpan?

Seragam penuh coretan .
Kostum club atau kaos ekskul .
Kostum tari .
Piagam penghargaan .
Sertifikat .

Kenangan,
Seindah apapun kau....
Semanis apapun kau....
Mengapa seperti ini rasanya?

Inikah pertanda bahwa dunia ini sementara .
Akan ada kekekalan disana .
Masa dimana kepedihan akan tetap menjadi kepedihan .
Dan kebahagian tak pernah berganti .

Semoga kita termasuk dalam golongan orang yang beruntung .



Kinyoubi .
23032012 .
Untuk sekian kali. Dinding-dinding kamar ini menjadi saksi .

Bisakah kuucapkan selamat tinggal padamu,
Wahai tuan KENANGAN?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar