Kamis, 25 September 2014

Terima Kasih Bandung (25 Sep 2014)

Asia Afrika (Braga)
March 2013
Pagi tadi ketika berangkat kuliah aku sempat heran melihat anak-anak sekolah memakai kebaya. Aku rasa aku tidak lupa hari. Ini hari kamis, artinya kamis inggris kan bukan rebo nyunda. (Aku senang sekali dengan program-program pak Emil. Muda, kreatif, inovatif #kayak kampanye gini). Setelah sampai kampus aku baru tau kalau hari ini ultah Bandung. Yaampuuun ga gaul banget deh eyykee.. (alay gini. Udah bukan masanya tim)

Aku hanya ingin menuliskan 20 hal dimana aku merasa harus berterimakasih kepada kota ini
1. Terima kasih telah sudi menampungku selama hampir 4 tahun. Tempat dimana aku memperoleh jas almamater. Maafkan aku yang belum bisa memberikan kontribusi untukmu. Juga untuk kampusku tercinta "Universitas Pendidikan Indonesia" (Pendidikan kan bukan Pengajaran, so mencetak Pendidik bukan Pengajar :b )
2. Terima kasih telah menempaku. Membuatku semakin mengenalmu. Lagi-lagi melalui UPI. Baqi, tarqi, maqdis, daarut tauhiid (sering ngaku-ngaku santri tea geuning)
3. Terima kasih telah mempertemukanku dengan banyak orang-orang hebat. Melalui berbagai organisasi, komunitas, club. Terima kasih telah mengijinkanku menimba ilmu dari mereka.
4. Terima kasih untuk taman-taman kota yang hijau.
5. Terima kasih untuk membuatku semakin ingin menjelajah dunia. Di Bandung pula aku banyak mendapat teman orang Jepang. Menorehkan kata baru dalam list impianku "Aku ingin ke luar negeri. Aku ingin menjelajah bumi Allah yang luas. Terima kasih Bandung untuk segala sejarahmu. Untuk Bandung Lautan Api. Untuk kemerdekaan bangsa Asia Afrika.
6. Terima kasih Bandung untuk jajanan kulinermu yang melimpah ruah sehingga aku tidak kurang makan (ya kecuali nggak ada duit sih)
7. Terima kasih Bandung tempat aku mendapat paksaan untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata dimana impianku menjadi guru pendidikan anak usia dini terwujud dalam 40 hari.
8. Terima kasih Bandung untuk mengijinkanku menginjakkan kaki pertama kali saat study tour SMP. Mempertemukan kami dengan pengamen ganteng bersuara merdu yang masuk bus. Dengan tukang pisang sale yang ganteng di Cihampelas juga. Maafkan saat itu kami masih nakal merosotin celana patung di museum pos Indonesia. Sampe ada fotonya di koran celananya masih merosot.Hampura nyaa..
9. Terima kasih Bandung untuk kedua kali mengijinkanku menginjakkan kaki disini kali saat mewakili sekolah dalam olimpiade kimia (ga lulus sih tapi alhamdulillah. hahaa)
10. Terima kasih di kota ini aku melihat perjuangan orang tuaku agar aku bisa kuliah. Mereka yang rela mengantarku kesini. Anak baru lulus SMA yang belum mengerti dunia kampus.
11. Terima kasih Bandung untuk tempat-tempat wisata yang indah.
12. Terima kasih untuk malam-malam gemerlap bercahaya.
13. Terima kasih telah membuatku seperti ada di Paris (Paris Van Java) hahaa
14. Terima kasih untuk kota Braga yang klasik.
15. Terima kasih untuk taman jomblonya. Ditunggu taman couplenya yaaa. 
16. Terima kasih untuk ikatan ukhwah yang begitu indah. Tempat dimana aku memulai dengan sendiri tanpa keluarga. Tanpa orang tua. Namun ada tangan-tangan yang memelukku hangat saat menangis. Ada tangan-tangan yang merawatku kala sakit. Terima kasih telah memberiku saudara di kota ini.
17. Terima kasih untuk kesejukan yang kau berikan (sekarang udah panas sih. Nggak kuat deh) tapi tetep lebih mendingan dari Cikarang.
18. Terima kasih untuk segala keramahan yang ada.
19. Terima kasih untuk segala kenangan pahit ataupun manis. Semanis apapun kenangan rasanya tetap menyakitkan karna kita tidak bisa kembali kesana.
20. Terakhir terima kasih telah mempertemukanku dengan seorang kawan hidup teman berbagi suka duka. Teman membangun peradaban.

色々ありがとうございました。バンドンが大好きです。

Tidak ada komentar:

Posting Komentar