Rabu, 18 April 2012

Kisah tentang seorang akhwat (part 2)

masih cerita tentang akhwat itu :)
dia ituuu...


#Amat menjaga pergaulannya

jadi waktu ada kegiatan . cewek sama cowok itu bercampur kan tanpa hijab . Dia pergi ke musolah. Asik dengan al-qurannya . Temannya tanya
"kenapa ngga keatas?"
"aku takut, cewek sama cowok bercampur"

Pernah juga dia ngajak temennya nginep di tempat bimbel buat belajar. Pas sampe sana ada 3 ikhwan alumni tempat bimbel itu yang kuliah di salah satu univ ternama di Indonesia . Mereka pinter.Tapi akhwat itu malah ngajak temennya pulang lagi . Padahal awalnya semangat banget ngajak belajar . Ditambah lagi hujan deras .
"saya tau kemampuan saya kurang. Saya juga tau kalo kita nginep disini bakal dapet ilmu . Ada yang ngajarin . Tapi saya nggak mau Allah nggak suka waktu saya belajar"



#Hanya hati yang mampu menyatukan hati

Dia itu dicintai teman-temannya . Disayangi teman-temannya . Teman perempuannya banyak yang memakai jilbab, sering pakai rok sejak mengenalnya . Padahal akhwat itu tidak pernah menyuruh teman-temannya
"kamu harus pake krudung, pake rok, pake kos kaki"
Dia berdakwah dengan kesucian hatinya .Akhlak itu berpengaruh bukan hanya pada diri sendiri, tapi juga pada orang lain. Ia tidak hanya bicara, tapi sebelum bicara ia telah bergerak terlebih dahulu .

Ia tidak pernah marah, tidak kecewa, tidak galau . Karna ia yakin ada yang Maha Segalanya. Maha Penyembuh. Maha Penolong . Maha Cinta.
Ia berusaha semaksimal mungkin dan menyerahkan hasilnya pada Rabbnya .
Ketika mendapat nilai 70 ia tetap bersyukur. Ia tak kecewa .
Pun ketika ada temannya yang berkata kurang baik, ia tidak marah .
Kawan, ketika kita marah , sakit hati, stress, itu karna ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita . Kita tidak bisa marah atas sikap orang lain yang tidak sesuai kehendak kita . Itu artinya egolah yang berperan, bukan hati. Mari doakan mereka . Percaya pada kekuatan doa yang kita lakukan dalam diam . Saat itu malaikat akan menjawab "wa iyyakum (kamu juga)" . Malaikat yang mengaminkan doamu . La tahzan :)


#Mencintai Rasulullah

Pernah saat acara menginap bersama , ia bertanya
"kalau tidur itu wajahnya menghadap ke kanan kan ya? Terus posisi kepalanya di utara atau selatan?"
Sampai-sampai tidur pun ia perhatikan .
"saya sangat mencintai Rasulullah . saya ingin melakukan apa yang beliau lakukan. Saya bukan pesaingnya. Saya tak akan mampu menandinginya. Saya hanyalah pengikutnya"


Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari kisah ini .
Wassalamu alaykum warahmatullahi wabarakatuuh :)


ukhti, terima kasih .
semoga kita bisa bertatap muka . Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar